Merambat & Kompak
Melati Belanda mungkin sudah lama dikenal sebagai tanaman rambat pagar halaman. Namun, kini dengan jenis yang baru, tanaman ini bisa ditanam di pot atau di tanah langsung sebagai tanaman berdiri.
Ya, saat ini memang ada 2 jenis Quisqualis indica yang beredar. Versi lamanya, Q. Indica rangoon creeper atau chinese honeysuckle, yang memiliki sifat merambat. Jika ditanam langsung di tanah, fisiknya tak dapat tegak, namun merimbun seperti semak. Bunganya berwarna merah dengan gradasi tak terlalu mencolok.
Namun, kini diperkenalkan kembali Quisqualis indica jenis baru, Q. indica kapadia compacta. Tanaman yang berasal dari Thailand dan India ini memiliki karakter yang mampu tegak berdiri dan kompak. Meski tetap bersifat semak atau perdu, namun untuk pemanfaatan bisa lebih fleksibel.
Berbunga Tiada Henti
Keistimewaan tanaman semak ini memang terletak pada bunganya yang bergradasi dalam satu dompol. Bentuknya sekilas mirip bunga asoka (Ixora), namun beraneka warna.
Aneka warna bunga ini dihasilkan dari proses penuaan bunga. Bunga yang baru keluar akan berwarna merah, lalu akan pudar ke arah pink muda.
Sekali keluar, bisa menghasilkan banyak kuntum bunga dalam satu dompol dan berbunga tiada henti.
Bila ditanam dalam pot besar dan berbunga bersama-sama, melati belanda akan menebarkan wangi semerbak, terutama di pagi hari.
Upayakan selalu mendapat sinar matahari langsung, karena tanaman ini penyuka cahaya. Bila ingin menjadikannya hiasan beranda, sebaiknya pagi dan sore hari dikeluarkan untuk mendapat sinar matahari langsung....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar